Renungan Dhuha: Nyawa dan Kemuliaan 

29 May 2019
Renungan

❞Andai bisa menukar nyawa dengan kemuliaan Nya, barisan depan akan penuh dengan para pengejar akhirat❞

Abdullah bin Abu Bakar terena panah saat peristiwa pengepungan Bani Tsaqif di Thaif, hingga beberapa hari kemudian meninggal. Setelah Rasulullah kembali ke Madinah, Bani Tsaqif datang menyatakan keislaman mereka. Abu Bakar membawa anak panah yang membunuh anaknya serta bertanya punya siapa. Ternyata punya Sa’id bin Ubaid. Lalu Abu Bakar berkata : “Ini adalah anak panah yang membunuh Abdullah bin Abu Bakar. Segala puji bagi Allah yang telah memuliakannya denganmu, namun Dia tidak menghinakanmu dengannya. Karunia Nya meliputi kalian berdua.”_ (Karyanto Wibowo Soewignjo – Life Academy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *