Ramadhan Setelah Ramadhan

4 June 2019
Renungan

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Bismillaahir-rohmaanir-rohiim.
Alhamdu lillaahi robbil-‘aalamiin.

Saudaraku yang baik hati,
Kemarin seorang sahabat mengirim whatsapp : ramadhan sudah di penghujung, tapi saya belum maksimal buat menjamunya 😢.
Setiap yang beriman selalu merasa kurang menjamu ramadhan. Tidak pernah puas dan selalu haus dengan ibadah.

Tetapi memang selalu saja ada yang terlewatkan atau minimal kurang khusyu.
Berencana meng-khatam-kan Qur’an, ternyata masih kurang satu dua juz. Ingin menambah hapalan satu hari satu ayat, yang ada hanyalah seminggu satu ayat. Bercita-cita itikaf seluruh malam ganjil sepuluh hari terakhir, apa daya ngantuk menyerang. Mencoba mendawamkan sholat sunnah rawatib, yang berhasil hanya qabliyah subuh.

Itu semua tentang saya…, bagaimana dengan antum ?
———-

Saudaraku yang budiman,
Saya tidak tahu apakah keanehan ini hanya terjadi di negara kita, atau juga di negara lain. Masjid menyempit di awal ramadhan, penuh sesak. Dan meluas lagi di akhir ramadhan, shaf shaf kembali kosong.

Yang membahagiakan adalah hidupnya malam di sepuluh hari terakhir. Sebagian keluarga dengan ghirah yang tinggi ber-itikaf di masjid. Tak mau ketinggalan midnight sale pahala dan ampunan yang diobral Sang Khalik.
Walaupun masih ada yang lebih memilih midnight sale di mall dengan tawaran diskon 80% + 20%.

Naudzubillah…
———-

Saudaraku yang rendah hati,
Sunnatullah ramadhan berganti syawal. Risau dengan masih sedikit nya ibadah di bulan ramadhan tak menghasilkan apa-apa. Yang bisa kita lakukan salah satunya adalah menirukan doa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail setelah selesai membangun Ka’bah, seperti tercantum dalam ayat 127 Surat Al Baqarah : “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Karena kita masuk surga bukan karena banyak atau sedikitnya amal shalih kita, tetapi karena kemurahan dan kebaikan Allah.

Semoga Allah memandang kita pantas dipertemukan lagi dengan ramadhan tahun depan. Menunggu dengan istighfar tak henti, berharap ridho Allah menerima ibadah kita.
———-

Saudaraku yang bahagia,
Quote sore ini adalah :

” Ramadhan adalah setelah ramadhan. Berpuasa wajib saat semua orang berpuasa, itu lumrah. Berpuasa sunnah saat tidak semua orang berpuasa, itu luar biasa “
———-

Selamat menutup ramadhan tahun ini, menyongsong iedul fitri dengan menggemakan takbir merasuk dalam jiwa.

“Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd”

Saya, al fakir Karyanto Wibowo Soewignjo, dari KWS Life Academy.

Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *