Pesan Rahasia Rasulullah Kepada Muadz bin Jabal

30 May 2019
Sirah

Sahabat Rasulullah, Muadz bin Jabal pernah mendapatkan pesan rahasia dari Rasulullah saw. Dalam sebuah perjalanan Rasulullah saw pernah memanggilnya 3 kali. Panggilan kekasih Allah itu kemudian dijawab oleh Muadz dengan menghadapnya penuh dengan konsentrasi. Sesaat kemduan Rasulullah menyampaikan sebuah pesan tentang orang yang diharampakn Allah dari siksa api neraka.

“Tiada seorang pun hamba yang bersaksi dengan sungguh-sungguh dari dalam hatinya bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, kecuali Allah akan haramkan dirinya disentuh api neraka,” kata Nabi Muhammad dalam kita al-Ilm karya Bukhari, sebagaimana dikutip dari buku Muhammad Sang Guru karya Abdul Fattah Abu Ghuddah.

Tentu Muadz bin Jabal menjadi sangat gembira dengan pesan yang disampaikan Nabi Muhammad saw. Tak lama kemudian Muadz meminta meminta izin untuk menyebarluaskan kabar gembira tersebut kepada sahabat lainnya. Namun justru Nabi Muhammad langsung melarangnya. Alasannya jika kabar itu diberitahukan kepada sahabat lainnya dikhawatirkan mereka akan ‘mengandalkan’ informasi itu.

Menurut para ulama bahwa kerahasiaan itu agar  orang-orang tidak bergantung dan mengandalkan dua kalimat syahadat. Namun ada pendapat lainnya yang menyebutkan, hadits-hadits yang memuat tentang keringanan (rukshah) seperti itu agar tidak disampaikan kepada orang awam. Dikhawatirkan akan ada kesalahpahamaan terkait dari maksud yang terkandung dari hadits tersebut.

Semula Muadz bin Jabal memang memegang erat sabda Nabi Muhammad itu untuk dirinya sendiri. Tetapi ketika menjelang hari wafatnya, Muadz bin Jabal tidak sanggup lagi menyimpan informasi itu. Ia kemudian membocorkan ‘pesan rahasia’ dari Nabi Muhammad kepada yang lainnya. Hal itu dilakukan karena ingin menghindari dosa karena telah menyimpan ilmu pengetahuan untuk dirinya sendiri. Apa yang dilakukan Muadz bin Jabal juga diikuti para sahabat dan ulama setelahnya. Hal tersebut dilakukan dengan maksud agar menimbulkan kesalahpahaman, utamanya kepada orang awam. Wallahu ‘Alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *